BERBAHAGIALAH ORANG YANG LAPAR DAN HAUS AKAN KEBENARAN
Matius 5:6
"Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan."
Setiap orang sedang mengejar sesuatu.
Ada yang mengejar keberhasilan.
Ada yang mengejar keamanan finansial.
Ada yang mengejar pengakuan dan penghargaan.
Ada yang mengejar kenyamanan hidup.
Kita berpikir bahwa jika satu hal lagi berhasil kita raih, maka hati kita akan puas.
Tetapi sering kali setelah mendapatkannya, kita justru merasa kosong kembali.
Karena ternyata ada ruang di dalam hati manusia yang tidak dapat diisi oleh pencapaian, harta, ataupun pujian.
Ruang itu diciptakan untuk Tuhan.
Yesus berkata,
"Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran."
Kata Yunani peinōntes menggambarkan seseorang yang sangat lapar.
Sedangkan dipsōntes menggambarkan seseorang yang sangat haus.
Ini bukan sekadar keinginan biasa.
Ini adalah kebutuhan yang mendesak.
Seperti orang yang tidak makan berhari-hari dan sangat membutuhkan makanan.
Seperti orang yang berada di padang gurun dan sangat membutuhkan air.
Yesus sedang berbicara tentang kerinduan yang mendalam kepada Tuhan dan kehendak-Nya.
Masalah banyak orang percaya bukan karena mereka meninggalkan Tuhan.
Mereka masih beribadah.
Mereka masih berdoa.
Mereka masih melayani.
Namun tanpa disadari, kerinduan mereka kepada Tuhan mulai berkurang.
Kesibukan menggantikan keintiman.
Aktivitas menggantikan penyembahan.
Pelayanan menggantikan persekutuan pribadi.
Kita begitu sibuk bekerja untuk Tuhan hingga lupa menikmati hadirat Tuhan.
Martha pernah mengalami hal yang sama.
Ia sibuk melayani, sementara Maria memilih duduk di dekat kaki Yesus.
Yesus tidak menegur pelayanan Martha.
Tetapi Ia mengingatkan bahwa ada satu hal yang lebih penting: kedekatan dengan-Nya.
Mungkin hari ini Tuhan tidak sedang bertanya seberapa banyak yang sudah Anda kerjakan.
Mungkin Tuhan sedang bertanya,
"Apakah engkau masih merindukan Aku?"
Kapan terakhir kali Anda membaca firman bukan karena kewajiban, tetapi karena rindu mendengar suara-Nya?
Kapan terakhir kali Anda berdoa bukan untuk meminta sesuatu, tetapi hanya ingin berada dekat dengan-Nya?
Kapan terakhir kali hati Anda benar-benar haus akan Tuhan?
Kabar baiknya, Yesus memberikan sebuah janji.
Bukan sekadar mereka akan diberi atau akan dibantu.
Tetapi mereka akan dipuaskan.
Dunia menawarkan banyak hal yang hanya memuaskan sesaat.
Namun Tuhan menawarkan kepuasan yang menjangkau jiwa.
Dan orang yang sungguh-sungguh mencari-Nya tidak akan pernah pulang dengan tangan kosong.
"Ketika Tuhan menjadi kerinduan terbesar, kita akan menemukan bahwa Dia adalah kepuasan terbesar."
"Our hearts are restless until they find their rest in You." Augustine of Hippo
#UcapanBahagia
#TheBeatitudes
#LIFEWords
Tidak ada komentar:
Posting Komentar